• Redaksi
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Hubungi
Dirmanews
Advertisement
  • Home
  • Sumut
  • Riau
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Sumut
  • Riau
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Dirmanews
No Result
View All Result
Home Riau

Viral Dugaan Kebocoran Retribusi Angkutan Barang, AKJI Riau dan GKPK-Nasional Desak Audit BPK

admin by admin
October 7, 2026
in Riau
0
Viral Dugaan Kebocoran Retribusi Angkutan Barang, AKJI Riau dan GKPK-Nasional Desak Audit BPK
0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dirmanews.com, Dumai – Dugaan adanya persoalan dalam pengelolaan retribusi angkutan barang di Kota Dumai kembali menjadi sorotan. Aliansi Kajian Jurnalis Independen (AKJI) Riau bersama Gerakan Komunitas Pemberantasan Korupsi Nasional (GKPK-Nasional) mendorong dilakukannya audit terhadap pengelolaan retribusi yang dikelola Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Dumai.

Permintaan audit tersebut mencuat setelah sejumlah pihak mempertanyakan capaian realisasi retribusi angkutan barang dibandingkan dengan target yang ditetapkan pemerintah daerah.

Ketua DPD AKJI Riau, Syaiful Aula, mengatakan audit diperlukan untuk memastikan pengelolaan retribusi berjalan secara profesional, transparan dan akuntabel. Menurutnya, penerimaan dari sektor retribusi merupakan bagian dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga masyarakat dinilai memiliki kepentingan untuk ikut melakukan pengawasan.

“Pemungutan retribusi angkutan barang adalah untuk meningkatkan PAD. Warganet berhak tahu dan memiliki kewajiban melakukan pengawasan serta kontrol sosial terhadap regulasi yang dibuat pemerintah daerah,” ujar Syaiful, Selasa (6/10/2026).

Sementara itu, Ketua DPP GKPK-Nasional, Syafri Effendi Nasution, S.H., juga menyatakan dukungannya terhadap permintaan audit. Ia menilai pemeriksaan oleh lembaga yang berwenang diperlukan agar berbagai informasi dan dugaan yang berkembang di masyarakat dapat diuji berdasarkan data dan dokumen resmi.

Soroti Target dan Realisasi Retribusi

Data yang dihimpun dari bahan yang disampaikan kedua organisasi tersebut menyebutkan, target retribusi angkutan barang pada 2024 mencapai Rp35 miliar, sedangkan realisasinya disebut sekitar Rp26,56 miliar.

Pada 2025, target disebut meningkat menjadi Rp36 miliar dengan realisasi sekitar Rp28,67 miliar.

Angka tersebut kemudian menjadi salah satu dasar pertanyaan mengenai penyebab belum tercapainya target penerimaan. Namun, selisih antara target dan realisasi tersebut tidak dengan sendirinya membuktikan adanya kebocoran atau penyimpangan, sehingga diperlukan pemeriksaan dan klarifikasi dari instansi berwenang.

Syafri mengatakan, pihaknya ingin agar pengelolaan retribusi tersebut ditelusuri secara menyeluruh, termasuk mekanisme pemungutan, jumlah kendaraan yang dikenai retribusi, titik pemungutan serta penyetoran penerimaan ke kas daerah.

AKJI Klaim Pantau Jumlah Kendaraan

Dalam penelusurannya, AKJI Riau juga berencana melakukan penghitungan kendaraan angkutan barang secara manual menggunakan hand tally counter di sejumlah akses menuju kawasan industri dan pelabuhan.

Menurut informasi yang disampaikan organisasi tersebut, jumlah kendaraan barang yang keluar-masuk sejumlah kawasan industri dan pelabuhan di Dumai diperkirakan mencapai sekitar 2.800 unit dalam 24 jam.

Namun angka tersebut masih merupakan estimasi berdasarkan pengamatan dan penghitungan sementara, bukan data resmi pemerintah. Karena itu, diperlukan verifikasi melalui data lalu lintas kendaraan dan dokumen penerimaan retribusi yang dimiliki Dishub.

Lima Titik Retribusi Disorot

Sejumlah lokasi pemungutan retribusi yang disebut dalam bahan penelusuran antara lain UPT Terminal Barang Bagan Besar, Pos Retribusi Rawa Panjang Bukit Kapur di perbatasan Dumai-Bengkalis, Pos Retribusi Simpang PT Wilmar Pelintung, Pos Retribusi Bukit Timah serta Pos Retribusi Jalan Wan Amir Dumai Barat.

Keberadaan sejumlah titik tersebut juga menjadi perhatian AKJI dan GKPK-Nasional untuk melihat kesesuaian antara aktivitas kendaraan, mekanisme pemungutan dan pencatatan penerimaan.

Kedua organisasi tersebut menilai pemeriksaan diperlukan agar tidak muncul spekulasi di tengah masyarakat.

Minta Pengawasan Internal Diperkuat

Selain meminta audit eksternal, sorotan juga diarahkan kepada fungsi pengawasan internal pemerintah daerah.

AKJI dan GKPK-Nasional meminta agar mekanisme pengawasan terhadap penerimaan retribusi dapat dijelaskan secara terbuka, termasuk bagaimana proses pencatatan, penyetoran dan rekonsiliasi penerimaan dilakukan.

Mereka juga mendorong agar seluruh pihak mengedepankan data dan dokumen resmi dalam membahas dugaan persoalan pengelolaan retribusi tersebut.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai maupun Inspektorat Kota Dumai mengenai tudingan dan permintaan audit yang disampaikan AKJI Riau serta GKPK-Nasional.

Dengan demikian, dugaan kebocoran pengelolaan retribusi angkutan barang tersebut masih sebatas klaim dan sorotan organisasi masyarakat, dan belum dapat dinyatakan sebagai fakta sebelum adanya hasil pemeriksaan atau penegakan hukum dari lembaga yang berwenang.

AKJI Riau dan GKPK-Nasional menyatakan akan terus melakukan kajian terhadap data penerimaan retribusi dan mendorong adanya pemeriksaan untuk memastikan pengelolaan PAD dari sektor angkutan barang berjalan sesuai ketentuan. (S.Purba)

Previous Post

Gelar Konsolidasi Bersama DPP, Hanura Sumut Evaluasi Pengurus Menuju Pemilu 2029

Next Post

Talk Show Pencegahan Korupsi Pemko Dumai Bersama KPK Dipertanyakan, Dugaan Kebocoran Retribusi Angkutan Barang Disorot

admin

admin

Next Post
Talk Show Pencegahan Korupsi Pemko Dumai Bersama KPK Dipertanyakan, Dugaan Kebocoran Retribusi Angkutan Barang Disorot

Talk Show Pencegahan Korupsi Pemko Dumai Bersama KPK Dipertanyakan, Dugaan Kebocoran Retribusi Angkutan Barang Disorot

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • 20 Tahun Rusak Parah, Jalan Gaharu Binjai Utara Akhirnya Diaspal
  • Sikap Perwakilan PT APN Saat Mediasi Lahan Sawit di Dumai Menuai Kritik
  • Mediasi KSO Mitra Agrinas di Mapolres Dumai Buntu, Konflik Lahan Sawit MNI Masih Berlanjut
  • Dipercaya Jadi Tuan Rumah Tiga Cabor Road to Porprovsu XII, Kota Binjai Siap Berikan yang Terbaik
  • Plt. Bupati Langkat Tiorita Gerak Cepat Tangani Banjir Besitang, Bantuan dan Layanan Kesehatan Disalurkan

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024

Browse by Category

  • Nasional
  • Olahraga
  • Riau
  • Sumut

Categories

  • Nasional
  • Olahraga
  • Riau
  • Sumut

Recent News

20 Tahun Rusak Parah, Jalan Gaharu Binjai Utara Akhirnya Diaspal

20 Tahun Rusak Parah, Jalan Gaharu Binjai Utara Akhirnya Diaspal

October 17, 2026
Sikap Perwakilan PT APN Saat Mediasi Lahan Sawit di Dumai Menuai Kritik

Sikap Perwakilan PT APN Saat Mediasi Lahan Sawit di Dumai Menuai Kritik

October 16, 2026
  • Redaksi
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Hubungi

© 2024 Dirmanews

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Sumut
  • Riau
  • Nasional
  • Olahraga
  • Redaksi

© 2024 Dirmanews