Selundupkan Ganja dari Aceh, Warga Medan Ditangkap di Langkat

admin dirma
admin dirma
3 Min Read

LANGKAT – Satresnarkoba Polres Langkat menggagalkan penyelundupan ganja dari Aceh tujuan Medan, hasil operasi penangkapan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Desa Bukit Tanggalagan, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Kamis (30/04/2020).

Selain mengamankan seorang pria terduga pengedar berinisial RPS (28), warga Jalan Letda Sujono, Gang Subur, Kecamatan Bandarselamat, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, polisi turut menyita barang bukti 5,6 kilogram ganja kering siap edar.

“Baru saja tadi anggota kita mengamankan tersangka kurir narkoba lintas provinsi, berikut menyita barang bukti ganja kering,” ungkap Kapolres Langkat, AKBP Edi Suranta Sinulingga, melalui Kasat Narkoba AKP Adi Haryono, Kamis (30/04/2020) siang.

Adi Haryono menjelaskan, tersangka RPS (28) diamankan oleh tim kepolisian yang dipimpin Kanit II Satresnarkoba Polres Langkat, Ipda Sukma Atmaja, yang saat itu melaksanakan monitoring jalur perbatasan Langkat – Aceh.

Namun sesampainya di Desa Halban, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, mereka justru mendapatkan informasi akan melintas sebuah mobil pribadi jenis Honda Accord membawa narkoba dari Aceh tujuan Medan.

“Menyikapi informasi tersebut, tim pun bersiaga dan menunggu di kawasan Jalinsum Desa Halban, Kecamatan Besitang,” terang Adi Haryono.

Tidak lama menunggu, tiba-tiba melintaa mobil Honda Accord silver BK 1981 PA, yang dikendarai tersangka RPS. Karena ciri-ciri kendaraan Itu sangat identik dengan informasi yang diterima sebelumnya, spontan saja polisi memberhentikan mobil tersebut.

Anehnya, sang pengemudi justru terlihat polisi membuang tas ransel dari dalam mobilnya. Seketika itu, polisi mengambil tas yanh dibuang itu, dan berupaya melakukan pengejaran. Beruntung, mobil yang dikendarai RPS dapat dihentikan polisi di Desa Bukit Tanggalagan, Kecamatan Besitang.

Sesaat setelah RPS diamankan, polisi lantas menggeledah isi tas yang semoat dibuangnya. Hasilnya, ditemukan barang bukti lima bungkus besar dan sebungkus lainnya ukuran kecil berisi ganja kering total seberat 5,6 kilogram.

Pasca operasi penangkapan tersebut, tersangka RPS, berikut barang bukti ganja kering, mobil Honda Accord silver BK 1981 PA, dan dua telepon genggam, selanjitnya dibawa menuju Mako Satresnarkoba Polres Langkat.

“Saat diinterogasi, tersangka RPS mengaku barang bukti ganja kering yang dibawanya tersebut dibeli dari seorang pria berinisial T, warga Kota Langsa, Kabupaten Aceh Utara, seharga Rp 2,5 juta,” ungkap Adi Haryono.

Sesuai rencana, katanya, tersangka RPS akan menjual kembali ganja tersebut secara eceran di Kota Medan, dengan harapan pria tersebut mampu meraup untung yang lebih besar.

“Dalam kasus ini, tersangka RPS kita jerat Pasal 114 Ayat (1) Sub Pasal 111 Ayat (1) Undang-Undang Republik lndonesia Nomor: 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman paling lama dua puluh tahun kurungan penjara,” ujar Adi Haryono. (dika)

Share this Article
Leave a comment