Home / Kabar Sumut / Bupati Buka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Asahan

Bupati Buka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Asahan

ASAHAN – Bupati Asahan, H Surya BSc, membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Asahan Tahun 2021-2026 di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Kamis (25/03/2021).

Kegiatan dihadirianggota DPRD Asahan, pejabat perwakilan dari Kejaksaan Negeri Kisaran, Kodim 0208/Asahan, dan Polres Asahan, para staf ahli bupati, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Asahan, pimpinan OPD, kepala instansi vertikal, pimpinan BUMN, BUMD, dan perusahaan swasta, jajaram camat, pimpinan perguruan tinggi, serta sejumlah pemuka agama dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan, H Surya BSc, penyusunan RPJMD dilakukan dengan menindaklanjuti uraian Pasal 264 Ayat (4) Undang-Undang Nomor: 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Atas regulasi tersebut, dia mengaku penyusunan RPJMD Kabupaten Asahan Tahun 2021-2026 dilakukan sejak Bupati dan Wakil Bupati Asahan dilantik.

“RPJMD yang saat ini sedang kita susun merupakan dokumen penting bagi Pemerintah Kabupaten Asahan dalam melaksanakan program pemerintahan dan pembangunan, guna mewujudkan visi dan misi kepada masyarakat,” ungkap Surya.

Lebuh jauh dia mengatakan, penyusunan RPJMD memiliki batas waktu yang harus dipenuhi, yaitu paling lambat enam bulan setelah kepala daerah dan wakilnya dilantik. Selanjutnya, RPJMD ditetapkan menjadi Peraturan Daerah

Atas dasar itu pula, dia meminta masing-masing pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk segera menyempurnakan seluruh dokumen rencana strategis (renstra).

Tujuannya tidak lain agar menyelaraskan semua itu dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan Tahun 2021-2026,” terang Surya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Asahan, H Zainal Arifin Sinaga, menyatakan, RPJMD merupakan dokumen perencanaan daerah untuk periode 5 tahun, terhitung sejak dilantiknya pasangan Bupati dan Wakil Bupati Asahan.

Hal ini sesuai dengan ketentuan umum Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor: 86 Tahun 2017.

“Hasil dari RPJMD, selanjutnya akan diadakan Musrenbang. Untuk itu, target nasional dan target provinsi harus diperhatikan sesuai tujuan sasaran strategis, arah kebijakan, dan program pembangunan daerah yang akan dirumuskan dalam rencana awal RPJMD Tahun 2021-2026,” terang Zainal.

Dalam hal menyusun, diakuinya, RPJMD memerlukan beberapa tahapan. Di antaranya, penyusunan Rancangan Awal RPJMD, dan selanjutnya diajukan kepada DPRD untuk dibahas.

“Kesepakatan dari Rancangan Awal RPJMD tersebut nantinya akan diberikan kepada Gubernur. Setelah dilakukan Musrenbang, RPJMD akhirnya ditetapkan sebagai Perda,” ujar Zainal.

Terkait tindak lanjut dari pelaksanaan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD ini, dia menyebut, hasilnya akan digunakan sebagai bahan penyempurnaan Rancangan Awal RPJMD, dan disampaikan kepada DPRD Kabupaten Asahan untuk dilakukan pembahasan lebih lanjut. (nz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Amir Hamzah Ikuti Rapat Secara Virtual Memperingati Hari Jadi ke 73 Provsu

BINJAI – Plt. Walikota Binjai Drs. H. Amir Hamzah M. AP mengikuti ...