Home / Kabar Sumut / BPS: Jumlah Penduduk Asahan 769.960 Jiwa

BPS: Jumlah Penduduk Asahan 769.960 Jiwa

ASAHAN – Hingga September 2020, jumlah penduduk Kabupaten Asahan berdasarkan hasil sensus yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) terhitung sebanyak 769.960 jiwa.

Hal tersebut diungkapkan Kepala BPS Kabupaten Asahan, Minda Flora Ginting, saat menyampaikan data hasil sensus penduduk 2020 kepada Pemerintah Kabupaten Asahan, dalam pertemuan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Selasa (26/01/2021).

Dikatakan Minda, dari total 769.960 jiwa penduduk Kabupaten Asahan, sebanyak 50,57 persen di antaranya atau sebanyak 389.391 jiwa merupakan penduduk laki-laki. Sedangkan 49,403 persen lagi atau sebanyak 380.569 jiwa merupakan penduduk perempuan.

Apabila memperhatikan luas daratan di Kabupaten Asahan yang mencapai 3.732,97 kilometer persegi, maka tingkat kepadatan penduduknya saat ini sebesar 206 jiwa per kilometer persegi.

“Jika dihitung sejak 2010 hingga 2020, maka rata-rata laju pertumbuhan penduduk Kabupaten Asahan mencapai 1,38 persen,” jelas Minda, dihadapan Bupati Asahan, H Surya BSc, (Pj) Sekdakab Asahan, serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil Kabupaten Asahan.

Lebih jauh dia mengatakan, dari hasil penduduk 2020 juga diketahui 95,48 persen penduduk Kabupaten Asahan atau sebanyak 735.153 jiwa berdomisili sesuai alamat kartu keluarga (KK). Sedangkan 4,52 persen sisanya atau sebanyak 34.807 jiwa berdomisili tidak sesuai alamat kartu keluarga.

“Menariknya, mayoritas penduduk Kabupaten Asahan tergolong kelompok usia produktif. Kondisi ini jelas menggambarkan kuatnya modal untuk menggerakkan perekonomian dan pembangunan di daerah,” ujar Minda.

Ditegaskan Minda, sensus penduduk yang dilaksanakan pihaknya merupakan program rutin yanh dilaksanalan setiap 10 tahun sekali. Tujuannya tidak lain untuk menghasilkan data kependudukan yang objektif, sebagai bagian dari program Satu Data Indonesia.

Hal tersebut menurutnya, merupakan bagian dari amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor: 39 Tahun 2019, yang ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati Asahan Nomor: 21 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Satu Data Indonesia tingkat Kabupaten Asahan.

“Saya sangat berharap, data yang dihasilkan BPS nantinya dapat menjadi pedoman kita semua dalam melakukan segala tahapan pembangunan, agar dapat terlaksana secara terukur dan memberi dampak pada kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Kabupaten Asahan,” ujar Minda.

Selain itu, sambungnya, data hasil sensus jumlah penduduk merupakan sinkronisasi antara hasil sensus penduduk 2020 dengan data adminitrasi kependudukan (adminduk), baik yang melakukan perpindahan (migrasi) untuk keperluan pekerjaan dan sekolah, maupun alasan lainnya.

“Meskipun demikian, database yanh kita terima dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Asahan tetap dipakai selama pelaksanaan sensus di lapangan, sebagai bahan verifikasi,” sebut Minda. (nz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Penambahan Rumah Ibadah Untuk Kemakmuran Umat

DELISERDANG – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meresmikan pembangunan (renovasi) Masjid ...