Home / Kabar Sumut / GPEI: Kontainer Tujuan Ekspor Kian Berkurang

GPEI: Kontainer Tujuan Ekspor Kian Berkurang

MEDAN – Ketua Umum DPP Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI), Khairul Mahalli, mengatakan, berkurangnya jumlah kontainer eks impor untuk tujuan ekspor, dikarenakan adanya ketergantungan pada impor

“Kami sudah mengunjungi beberapa pelabuhan di tanah air. Kondisinya sama. Bila kita datangkan kontainer kosong dari luar akan menambah biaya ekspor kita,” ujar Mahalli, pada Rakerda Asosiasi Depo Kontainer Indonesia (ASDEKI) di Jakarta, Jumat (04/12/2020)

Diakuinya, GPEI akan meminta Pemerintah untuk memberi insensif dalam upaya meringankan beban eksportir, khususnya di tengah imbas pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Dengan demikian kita berharap kinerja ekspor Indonesia semakin meningkat dari hari ke hari. Karena itu insentif bagi pelaku usaha, termasuk eksportir, sangat penting,” kata Mahalli, yang juga Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (KADIN) sumatera Utara dan Sekretaris Jenderal ASDEKI itu.

Menyinggung tentang pengenaan biaya bandara, Mahalli mengaku heran, karena biaya bandara dibebankan kepada pemilik barang. Sehingga dia meminta otoritas setempat agar meninjau kembali kebijakan tersebut.

Selain itu, biaya Regulated Agent (RA) untuk pengiriman kargo udara dalam dan luar negeri harus pula tinjau dan dievaluasi total, serta diaudit, karena sangat membebani pihak pengirim atau pemilik barang.

Secara khusus Mahalli pun turut meminta penunjukan operasional salah satu perusahaan, agar jangan difokuskan pada satu perusahan logistik saja. “Kami minta supaya ditinjau kembal,i termasuk izin usaha perusahaan tersebut,” ujarnya. (dika/tiar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Yayasan Marga Wijaya Medan Berbagi Kebahagian Imlek

BINJAI – Yayasan Marga Wijaya Medan menggelar kegiatan berbagi kebahagiaan menjelang perayaan ...