Home / Kabar Sumut / Peran MKN Dalam Perlindungan Hukum KEPada Notaris

Peran MKN Dalam Perlindungan Hukum KEPada Notaris

MEDAN – Komunitas Kombur-kombur PPAT & Notaris Sumut (Kopi Sumut) kembali menggelar diskusi terkait tugas dan Jabatan PPAT & Notaris sehari-hari.

Pada kesempatan kali ini diskusi dilaksanakan di Koffie Klinik Jalan Sei Batang Hari Medan dengan dihadiri oleh beberapa PPAT dan Notaris di Sumatera Utara.

Hadir Sebagai pemateri Diskusi adalah Bapak Dr. Tony, SH. Sp.N., M.Kn., yang mana beliau adalah sebagai Sekretaris Dewan Kehormatan Notaris Provinsi Sumatera Utara.

Pada kesempatan diskusi tersebut Bapak Dr. Toni, SH. Sp.N., M.Kn., menjelaskan bahwa Notaris adalah sebagai pejabat umum yang satu-satunya berwenang untuk membuat akta autentik mengenai semua perbuatan, perjanjian dan penetapan yang diharuskan oleh yang berkepentingan dikehendaki untuk dinyatakan dalam suatu akta autentik, menjamin kepastian tanggalnya, menyimpan aktanya dan memberikan grosse, salinan dan kutipannya.


Lebih lanjut beliau menyatakan bahwa kedudukan Notaris sebagai pejabat umum di tengah-tengah masyarakat dan terhadap kekuatan pembuktian dari akta otentik yang dibuatnya, dapat dikatakan bahwa jabatan Notaris merupakan jabatan kepercayaan.

Jabatan kepercayaan yang diberikan undang-undang dan masyarakat ini mewajibkan seseorang yang berprofesi sebagai Notaris bertanggung jawab untuk melaksanakan kepercayaan tersebut dengan sebaik-baiknya serta menjunjung tinggi etika hukum, martabat serta keluhuran jabatan Notaris.

Didalam menjalankan praktiknya seorang Notaris yang kedudukannya sebagai pejabat umum kerap kali terlibat dengan perkara hukum baik sebagai saksi maupun sebagai tersangka atas tanggungjawab akta yang dibuat dihadapannya.

Oleh karena itu, lahirnya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Jabatan Notaris Perubahan Atas Undang Undang Nomor 30 Tahun 2004 Pasal 66 ayat (1) memberi perlindungan kepada Notaris dalam menjalankan tugas jabatannya dengan dibentuknya Majelis Kehormatan Notaris.

Majelis Kehormatan Notaris adalah salah satu badan pengawas terhadap kinerja notaris, dan ketika seorang notaris tersangkut permasalahan hukum, maka kehadiran Majelis Kehormatan Notaris sangat dibutuhkan untuk memberikan perlindungan hukum kepada Notaris. Hal mana terkait dengan salah satu kewenangan Majelis Kehormatan Notaris yaitu:


a. Mengambil fotokopi Minuta Akta dan/atau surat-surat yang dilekatkan pada Minuta Akta atau Protokol Notaris dalam penyimpanan Notaris; dan
b. Memanggil Notaris untuk hadir dalam pemeriksaan yang berkaitan dengan Akta atau Protokol Notaris yang berada dalam penyimpanan Notaris.

Diakhir diskusi tersebut Bapak Dr. Toni, SH. Sp.N., M.Kn., mengingatkan kepada Notaris & PPAT yang hadir agar didalam dalam proses dan menerima permintaan pembuatan akta agar lebih berhati-hati, cermat dan teliti menerapkan aturan hukum yang akan dituangkan dalam akta, serta notaris lebih dahulu dapat memberikan legal advice (penyuluhan hukum) oleh penghadap sesuai ilmu kenotariatan yang dimilikinya, agar akta yang dibuatnya sesuai dengan aturan hukum yang berlaku dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Selanjuutnya Ketua Panitia Indra Sani Harahap, SH., M.Kn, berharap acara diskusi yang dilaksanakan oleh Kopi Sumut dapat memberikan manfaat yang nyata kepada PPAT & Notaris di Sumatera Utara dalam menjalankan tugas jabatannya sehari-hari. Selain itu Kopi Sumut akan terus secara berkesimbungan mengadakan diskusi untuk penyegaran ilmu pengetahuan dibidang kenotariatan.(red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Yayasan Marga Wijaya Medan Berbagi Kebahagian Imlek

BINJAI – Yayasan Marga Wijaya Medan menggelar kegiatan berbagi kebahagiaan menjelang perayaan ...