Home / Kabar Sumut / Mahalli: Depo Peti Kemas Berperan Penting dalam Sistem Logistik

Mahalli: Depo Peti Kemas Berperan Penting dalam Sistem Logistik

MEDAN – Depo peti kemas memiliki peran pentinh dalam sistem logistik dan bagian dari fasilitas penyimpanan inprastruktur logistik guna mendukung kegiatan bongkar-muat barang.

Selain itu, kebeberadan depo peti kemas juga dapat memperlancar dan mengefisiensi jalur mata rantai pasokan barang, terutama dalam lalu-lintas perdagangan (trade) ekspor-impor.

Hal itu dikemukakan Sekretaris Jenderal Asosiasi Depo Kontainer Indonesia (ASDEKI), Khairul Mahalli, saat tampil selaku narasumber pada Workshop Depo Kontainer di Belawan, Sumatera Utara, Senin (23/11/2020).

Kegiatan yang terlaksana atas kerjasama ASDEKI dan PT Pelindo I (Persero) juga menampilkan tiga narasumber lain, yakni Muslan AR dengan materi berjudul “Regulasi Depo Kontainer”, Johanes Kurniawan dengan materi berjudul “SDM Berkompetensi”, dan Ferik Antoni dengan materi berjudul “Operasional Depo”.

Menurut Mahalli, ada beberapa hal yang mengganjal pengembangan depo peti kemas. Antara lain, distribusi angkutan barang dan tingginya biaya logistik, yang memperlemah daya saing hampir semua komoditi produksi Indonesia.

“Ini terjadi karena sektor logistik menghadapi beberapa permasalahan, seperti komoditas, infrastruktur, pelaku dan penyedia jasa logistik, sumber daya manusia, teknologi informasi, komunikasi, serta kelembagaan,” teranh pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Sumatera Utara.

Di sisi lain, Mahalli yang juga Ketua Umum DPP Gabungan Perusahaan Ekspor (GPEI) menyebut, kondisi usaha angkutan barang dan pertumbuhan infrasruktur jalan, seperti tiada hari tanpa kemacatan, juga menjadi problema.

Mahalli: Depo Peti Kemas Berperan Penting dalam Sistem Logistikahkan produktifitas armada juga tergolonh sangat rendah, selain pula sistem retribusi dan logistik yang belum terintegrasi dengan baik.

Terkait dengan tantangan, Mahalli menyatakan, Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki karakteristik berbeda dengan negara lain, khususnya terkait kondisi geografis dan infrastruktur.

“Luasnya perairan dan masih terbatasnya infrastruktur yang menunjang kelancaran pergerakan barang menjadi tantangan bagi penyedia jasa logistik, termasuk di dalamnya jasa depo kontainer,” ujarnya. (dika/tiar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

BPJS Ketenagakerjaan dan Pemko Binjai Gelar Rapat Kerjasama Operasional

BINJAI – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Binjai gelar Rapat ...