Home / Kabar Sumut / 30 ASN di Asahan Uji Penyesuaian Kenaikan Pangkat

30 ASN di Asahan Uji Penyesuaian Kenaikan Pangkat

ASAHAN – Sebanyak 30 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan mengikuti uji penyesuaian kenaikan pangkat, dalam kegiatan yang diselenggarakan di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Selasa (20/10/2020).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Asahan, Nazaruddin, SH, mengatakan, uji penyesuaian kenaikan pangkat ASN terlaksana atas kerjasama Pemkab Asahan dengan Kantor Regional VI Badan Kepegawaian Negara (BKN) Medan.

Menurutnya, dari 30 ASN yang ikutserta, sebanyak 27 orang berijazah strata I (S1), dua orang berijazah diploma III (D3), dan satu orang berijazah sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA).

Hadir sebagai penguji, Kepala Bidang Pengembangan Supervisi dan Kepegawaian Kantor Regional IV BKN Medan, Renyasari SH MAP.

“Dalam ujian ini, kita secara ketat mnerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, dimakan setiap peserta wajib memakai masker dan menjaga jarak,” kata Nazaruddin. .

Sementara itu, Asisten III Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Asahan, Khaidir Afrin, mengatakan, uji penyesuaian kenaikan pangkat dilaksanakan dengan berpedoman pada Peraturan BKN Nomor: 33 Tahun 2011 tentang kenaikan pangkat bagi PNS yang memperoleh surat tanda tamat belajar dan atau ijazah.

“Dalam hal ini, PNS atau ASN yang memperoleh ijazah yang lebih tinggi dapat dinaikkan pangkatnya secara bertahap,” ungkapnya.

Adapun ketentuannya, kata Khaidir, bagi PNS atau ASN yang memperoleh ijazah SLTA masih berpangkat juru muda golongan (I/a) atau juru muda tingkat I golongan (I/b) dapat dinaikkan pangkatnya menjadi golongan (I/c).

Kemudian, PNS atau ASN yang memperoleh ijazah SLTA, D1, ijazah sekolah guru pendidikan luar biasa atau D2, ijazah sarjana muda, ijazah akademi atau ijazah D3 yang masih berpangkat juru muda golongan (I/a) sampai juru muda tingkat I golongan (I/d) dapat dinaikkan pangkatnya menjadi pengatur muda golongan (II/a), pengatur muda tingkat I golongan (II/b), atau pengatur golongan (II/c), sesuai ijazah yang dia peroleh.

Sedangkan bagi PNS atau ASN yang memperoleh ijazah S1 atau ijazah D4, ijazah dokter, ijazah apoteker, ijazah magister (S2), dan ijazah doktor (S3), yang masih berpangkat pengatur muda golongan (II/a) sampai pengatur tingkat I golongan (II/d), maka pangkatnya naik menjadi penata muda tingkat I golongan (III/b) atau penata golongan (III/c).

“Mereka semua diangkat dalam jabatan atau diberi tugas yang memerlukan pengetahuan atau keahlian sesuai ijazah, sekurang-kurangnya satu tahun dalam pangkat terakhir dan setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai baik dalam satu tahun terakhir,” ungkap Khaidir. (nz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

APBD Binjai Senilai Rp 1,23 Triliun Sah Diketok

BINJAI – R-APBD (Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kota Binjai tahun ...