Home / Kabar Sumut / Ajak Warga Gunakan Hak Pilih, KPU Bagi-bagi Kaos ‘Aku Nyoblos’

Ajak Warga Gunakan Hak Pilih, KPU Bagi-bagi Kaos ‘Aku Nyoblos’

BINJAI – Pemandangan menarik terlihat di acara sosialisasi KPU bersama insan jurnalis di Coffe Day, Binjai, Senin (12/10) siang. Dimana, sebagian peserta sosialisasi (wartawan) yang hadir kompak mengenakan kaos keren bertuliskan ‘Aku Nyoblos’ pemberian KPU Kota Binjai. Pemberian kaos Aku Nyoblos merupakan salah satu cara KPU untuk mengajak partisipasi masyarakat dalam memberikan hak suaranya di Pilkada Binjai pada 9 Desember 2020 mendatang.

Dalam kesempatan itu, Ketua KPU Binjai, Zulfan Effendi diwakili 2 komisioner lainnya yakni Robby Effendi dan Arifin Saleh turut menyerahkan kaos ‘Aku Nyoblos’ kepada  Komisioner Bawaslu Binjai yang diundang hadir di acara sosialisasi tersebut.

Sementara itu, Ketua KPU Sumut, Herdensi dalam sambutannya mengatakan bahwa KPU sudah menjawab keraguan publik dengan (mengeluarkan regulasi) PKPU Nomor 6 Tahun 2020, Nomor 10 Tahun 2020 dan Nomor 13 Tahun 2020 terkait pelaksanaan pemilihan kepala daerah pada masa Covid-19.

 Herdensi menjelaskan, penyelenggara Pemilu sudah melaksanakan sejumlah tahapan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. PKPU terakhir Nomor 13/2020 melarang kampanye Akbar.

 “Jadi tidak ada pertemuan terbuka. PKPU terakhir mengatur larangan dan sanksi. Apabila ada tim paslon kampanye tidak sesuai protokol kesehatan, kami akan berkoordinasi dengan Bawaslu untuk menghentikan kegiatan tersebut,” kata Herdensi.

 Salah satu isi PKPU adalah KPU sudah menyiapkan Tempat Pemungutan Suara yang sesuai dengan Prokes Covid-19. Adalah, jumlah pemilih berkurang dengan maksimal 500 orang setiap TPS.

 “TPS nanti diperlebar supaya ada jarak. Disediakan alat pengukur suhu tubuh. Apabila ada suhu pemilih di atas 37,3 derajat Celcius, melakukan pencoblosan di bilik khusus. Ini sudah disiapkan,” ujar dia.

 “Setelah dari bilik suara, pemilih yang sudah menggunakan hak pilihnya dilakukan semprot tinta. Sebagai bukti sudah mencoblos, tidak dicelup lagi jarinya untuk menghindari penyebaran Covid-19. KPU juga akan menyediakan sarung tangan untuk sekali pakai. Tentu karena berkurang jumlah pemilih di tiap TPS, TPS akan bertambah,” tambah dia.

 Herdensi juga mengingatkan, akurasi data pemilih. Karenanya, dia mengajak masyarakat untuk menanggapi jika ada ditemukan pemilih yang sudah meninggal dunia namun tercatat dalam Daftar Pemilih Sementara.

 “Untuk pemilih yang terkonfirmasi Covid-19, KPU tetap akan melayani hak pilihnya, kewajiban KPU memfasilitasinya. KPU akan berkoordinasi dengan Gugus Tugas terkait hal tersebut. Peran media sangat penting untuk menyampaikan hal ini kepada masyarakat,” pungkasnya. (dian)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Walikota Buka Turnamen Volley Marcapada CUP I

BINJAI – Walikota Binjai, HM Idaham SH MSi secara resmi membuka Turnamen ...