Home / Kabar Sumut / Mengambang, Kasus Perambahan Hutan di Desa Gunung Manumpak B

Mengambang, Kasus Perambahan Hutan di Desa Gunung Manumpak B

DELISERDANG – Kasus dugaan penambangan batu ilegal oleh PT AM dan perambahan hutan di Desa Gunung Manumpak B, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, terkesan mengambang.

Padahal kasus ini sejak tiga bulan sebelumnya sudah ditangani Penyidik Satreskrim Polresta Deliserdang.

Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol M Firdaus SIK, Jumat (14/8/2020) lalu, mengakui, pihaknya telah menetapkan tiga tersangka dalam. Kasus tersebut, yakni JS, KS, dan MG. Ketiganya warga Desa Gunung Manumpak B.

Penetapan tersangka sesuai dengan hasil pemeriksaan para saksi dan diperkuat keterangan saksi ahli dari Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara, bahwa aktivitas penebangan kayu di Desa Gunung Manumpak B masuk kawasan hutan.

“Ancaman hukumannya sendiri di atas lima tahun hukuman penjara,” ungkap Firdaus, pada saat itu.

Meskipun demikian, sampai saat ini Polresta Deliserdang belum juga menahan ketiga tersangka, yang salah satunya ialah JS, tidak lain Kepala Desa Gunung Manumpak B.

Beberapa kali wartawaa mengklarifikasi soal rencana penahanan terhadap ketiga tersangka, Firdaus, mengakui pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan saksi ahli dari Dinas Kehutanan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Hanya saja dia mengaku, Penyidik Satreskrim Polresta Deliserdang sejauh ini sudah melakukan gelar perkara terkait dugaan penambangan batu ilegal dan aktivitas perambahan hutan di Desa Gunung Manumpak B, Kecamatan STM Hulu. (drajat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Lisa Sosok Pemimpin Yang Familiar dan Murah Senyum

BINJAI – Tak kenal maka tak cinta, itulah pribahasa yang diucapkan Hj. ...