Home / Kabar Sumut / Pulang Kerja, Wanita Ini Tewas Dibunuh Begal

Pulang Kerja, Wanita Ini Tewas Dibunuh Begal

BINJAI – Setelah tewas dibunuh, jasad Rani Angreni (23) dibuang ke areal perkebunan sawit milik PT LNK Padang Brahrang, tepatnya di Dusun VI Jenggi Kumawar B Tanjung Belok, Desa Tanjung Merehe, Kec. Selesai, Kab. Langkat, Kamis (24/9) pagi. Dia ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Kepalanya remuk dengan wajah penuh lebam akibat dipukul pakai batu.

Penemuan mayat korban pertama kalinya diketahui oleh Dedi yang hendak memanen buah sawit. Dimana, saat itu Dedi sempat berhenti karena becak yang dikendarainya mogok. Tak sengaja, dia melihat ada bercak darah, sandal, Hp Nokia, masker tercecer di pinggir jalan perkebunan sawit.

Merasa curiga, Dedi pun langsung turun dari becaknya untuk memastikan keadaan sebenarnya. Terlebih Dedi mendengar kabar tentang adanya orang hilang yang sampai kini tidak pulang ke rumahnya.

Secara bersamaan, Dedi bertemu Surya warga lainnya yang kebetulan juga melintas di lokasi. Keduanya pun mendekati tumpukan daun sawit kering yang banyak bercak darah. Disana mereka melihat sesosok mayat wanita yang sudah ditimbun dengan pelepah sawit kering.

Kemudian keduanya pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Selesai dan ke BKO Kebun Polres Binjai. Mendapat Informasi itu, personil Polsek Selesai dipimpin Kapolsek Selesai AKP Feriawan. SH langsung turun ke TKP.

Menurut keterangan suami korban, Nirwahyuda (27) hari itu istrinya bekerja seperti biasanya di ternak ayam milik Aliong. Dia pergi ke tempat kerjanya mengendarai Honda Beat warna merah BK 4225 RAQ.

“Saya sangat khawatir kenapa sampai sore hari istri saya tidak kunjung pulang ke rumah. Apalagi ketika ditanyain sama mertua saya (Masyudi) yang juga khawatirin istri saya,” ujarnya.

Sedangkan, Akiong menjelaskan memang selama ini setiap pulang kerja korban lebih memilih untuk menempuh jalan dari perkebunan. Karena jarak tempuh yang lebih dekat dari tempat kerja ke rumahnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Binjai, AKP Siswanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kata Siswanto, ada dugaan kalau korban tewas dibunuh oleh pelaku begal karena ditemukan adanya bekas penganiayaan di bagian di tubuh korban.

“Ditambah sepeda motor yang dikendarai korban tidak ada di TKP dan diduga telah dibawa kabur oleh pelaku,” ucapnya. (dian)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Walikota Buka Turnamen Volley Marcapada CUP I

BINJAI – Walikota Binjai, HM Idaham SH MSi secara resmi membuka Turnamen ...