Home / Kabar Sumut / Gubsu Berharap 14 Hari Penyekatan Kepulauan Nias Berjalan Maksimal

Gubsu Berharap 14 Hari Penyekatan Kepulauan Nias Berjalan Maksimal

GUNUNGSITOLI – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi, meninjau kesiapan sarana dan prasarana, serta pelaksanaan Operasi Yustisi oleh Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Penanganan Covid-19 Kepulauan Nias, di hari pertama kebijakan penyekatan wilayah, Senin (21/09/2020).

Pada kesempatan itu, Edy yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara juga menyerahkan bantuan ratusan APD, cairan handsanitizer, dan 50 ribu masker kepada Komandan Satgasus Penanganan Covid-19 Kepulauan Nias. Komanda Satgasus Penanganan Covid-19 Kepulauan Nias, yang juga Danrem 023/Kawal Samudra, Kolonel Fabriel Buyung Sikumbang.

“Semua yang masuk ke Nias harus swab. Entah itu dari bandara, pelabuhan Singkil, atau Sibolga. Bila tidak, maka akan diswab di sini. Kemudian diisolasi hingga hasil swabnya keluar. Lama waktunya, paling cepat empat hari,” katanya, usai menyaksikan simulasi penanganan pendatang, di Bandar Udara Binaka, Gunungsitoli.

Dikatakan Edy, saat ini ada delapan tempat yang disiapkan Satgasus untuk mengisolasi pasien terpapar Covid-19, yakni Hotel Charlita, Mega Nasional, Soliga, Miga Beach, Yonna I dan II, Herneus, serra satu Rusunawa. Secara total telah disediakan 187 kamar dengan 260 tempat tidur.

Khusus untuk penanganan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kepulauan Nias, Edy mengaku, Satgasus telah memilih Hotel Charlita, Gunungsitoli, sebagai tempat isolasi. Hotel ini sendiri memiliki kapasitas 26 kamar dengan 41 tempat tidur.

“Jadi, ada delapan tempat yang kita siapkan. Namun hanya Hotel Charlita yang khusus untuk kasus konfirmasi positif. Selebihnya untuk kasus reaktif,” ujar Edy, yang hadir bersama Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Irwansyah, Irwasda Polda Sumut, Kombes Pol Armia Fahmi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Alwi Mujahit Hasibuan, dan Kepala BPBD Provinsi Sumatera Utara, Riadil Akhir Lubis.

Menyikapi hasil kunjungan itu, dia menyatalan kesiapan Satgasus sudah cukup baik. Namun dia tetap meminta Satgasus tetap konsisten dan mampu menyelesaikan persoalan penanganan Covid-19 di Kepulauan Nias selama 14 hari, terhitung sejaj 21 September hingga 5 Oktober 2020.

“Saya harap Satgasus melakukannya dengan konsisten selama 14 hari ke depan dan mudah-mudahan hasilnya memuaskan. Bila masih ada yang kurang, kita akan evaluasi kembali untuk mengambil langkah-langkah selanjutnya,” seru Edy.

Sementara itu, Bupati Nias Utara, yang juga Koordinator Daerah Penanganan Covid-19 Kepulauan Nias, Marselinus Ingati Nazara, mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, atas perhatian khususnya menangani Covid-19 di Kepulauan Nias.

Dengan kelengkapan sarana dan prasarana penanganan Covid-19 di Kepulauan Nias saat ini, dia yakin rantai penyebaran Covid-19 dapat diputus.

“Kini tidak ada lagi pasien Covid-19 di Nias yang isolasi mandiri di rumah. Itu akan mempercepat penanganan wabah ini. Fasilitas dan tenaga medis saat ini pum sudah jauh lebih siap. Kita tentu optimis, Covid-19 pergi dari Nias,” kata Ingati, saat diksuis bwrsama unsur firkoimda dan tikoh masayarat setempat di Kantor Bupati Nias Utara. (zf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

30 ASN di Asahan Uji Penyesuaian Kenaikan Pangkat

ASAHAN – Sebanyak 30 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten ...