Home / Kabar Sumut / Rudi Sebut Pencalonan Amir Hamzah Bisa Terancam Gagal

Rudi Sebut Pencalonan Amir Hamzah Bisa Terancam Gagal


BINJAI – Pencalonan Amir Hamzah sebagai bacalon Wawako di Pilkada Binjai bisa saja terancam gagal apabila terbukti tidak melengkapi dokumen persyaratan calon. Hal itu disampaikan Bendahara Tim Pemenangan Lisa-Sapta, Rudi Alfahri Rangkuti saat menggelar konferensi pers di Jalan Umar Baki, Kec. Binjai Barat, Rabu (16/9) siang.


“Ini kami ketahui dari hasil penelusuran tim kami di laman situs resmi KPUD Binjai, dimana ada sejumlah dokumen yang tidak dilengkapi pasangan Juliadi-Amir,” ujarnya.


Rudi menyebut pencalonan Amir Hamzah sebagai bacalon Wawako bisa saja gagal jika memang terbukti tidak mengikuti sesuai aturan yang sudah ditetapkan oleh PKPU.


Rudi didampingi Ketua PDIP Binjai Syarif, Ketua Partai NasDem, dr Edy, dan Ketua Partai Hanura Irvan, menjelaskan, berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 1 Tahun 2020 serta surat keputusan KPU RI No 394 tentang petunjuk teknis (Juknis) pendaftaran Bapaslon, ditegaskan, apabila sampai akhir waktu pendaftaran syarat calon tidak lengkap, maka dokumen ditolak.


Untuk Bacalon Wakil Wali Kota Amir Hamzah, Rudi mengaku tidak ada menemukan adanya lampiran surat keterangan tidak pernah dipidana 5 tahun dari PN Binjai, surat keterangan dari pejabat berwenang terkait pengunduran diri sebagai ASN sedang diproses, dan lampiran tanda tangan pimpinan partai pengusung pada daftar riwayat hidup.

Sedangkan Bacalon Wali Kota Juliadi, tidak melampirkan tanda tangan pimpinan partai pengusung pada daftar riwayat hidup. 


“Ini bukan kita rekayasa. Tetapi data ini kita lihat di laman situs resmi KPU yang wajib dipublikasi pada 4 sampai 8 September untuk ditanggapi oleh masyarakat,” bebernya.


Sejauh ini, kata Rudi, banyak yang mempersoalkan bahwa berkas syarat calon dapat diperbaiki di masa perbaikan yang sudah ditetapkan. “Sebenarnya persoalan ini sudah dijawab dalam peraturan KPU yang kami sebutkan di awal tadi,” ucapnya.


“Tapi yang jadi fokus saat ini, bagaimana bisa berkas tidak lengkap diperbaiki. Semestinya berkas itu harus dilengkapi terlebih dahulu ketika pendaftaran. Sementara persoalannya, sesuai aturan, berkas tidak bisa diperbaiki jika masa pendaftaran sudah berakhir,” tegasnya.


Karena itu, sambung Rudi, tim Lisa-Sapta berharap, agar KPUD Binjai dapat menjalankan tugas dengan profesional atau sesuai aturan yang sudah ditetapkan. “Jangan bermain api. Berjalan saja di rel yang sudah ada,” harap Rudi.


Terpisah, Koordinator Devisi Hukum KPUD Binjai Arifin Saleh, sebelumnya mengatakan bahwa dokumen syarat calon untuk Bapaslon Juliadi-Amir sudah lengkap. “Berkasnya lengkap. Sekarang lagi kami verifikasi. Kalau ada yang salah, nanti diperbaiki,” katanya melalui seluler.


Disinggung bahwa ada kemungkinan KPU lupa memasukkan dokumen yang dimaksud pada pengumuman di laman situs resmi KPU, Arifin tetap membantah. “Tidak lupa, berkas itu ada. Yang pasti, berkas itu ada. Untuk syarat calon masih ada masa perbaikan,” tegasnya. (Dian)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

30 ASN di Asahan Uji Penyesuaian Kenaikan Pangkat

ASAHAN – Sebanyak 30 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten ...