Home / Kabar Sumut / Deli Serdang / Tabrak Pohon Tumbang, Pengendara Sepeda Motor Tewas Terkapar

Tabrak Pohon Tumbang, Pengendara Sepeda Motor Tewas Terkapar

DELISERDANG – Nasib nahas dialami Asnidar Boang Manalu (41), warga Desa Kutababo, Kecamatan Tinada, Kabupatrn Pakpak Barat, Sumatera Utara.

Dia ditemukan tewas mengenaskan di tepi Jalan Umum Dusun I, Desa Namosuro Baru, Kecamatan Birubiru, Kabupaten Deliserdang, Jumat (17/07/2020) dini hari.

Diduga korban meninggal akibat kecelakaan lalu-lintas tunggal, setelah sepeda motor yang dikendarainya tanpa sengaja menabrak pohon tumbang yang melintang di tengah jalan.

Informasi dihimpun, jenazah pria malang tersebut ditemukan sekira pukul 01.30 wib oleh Suwandi (52), salah seorang warga setempat.

Saat itu, Suwandi sedang duduk di teras depan rumahnya. Namun dia mendadak terkejut, usai mendengar suara benturan keras dari arah tikungan jalan.

Saat didekati, pria paruh baya itu justru mendapati seorang pria sudah terkapar tidak bernyawa di tepi jalan, dengan kondisi tubuh berlumuran darah.

Menyadari hal itu, Suwandi pun bergegas memberitahukan beberapa warga yang lain, dan kemudian meneruskan laporan itu kepada pihak kepolisian.

Tak lama berselang, personel Polsek Birubiru Polresta Deliserdang segera tiba di lokasi, guna melakukan langkah pengamanan dan pemasangan garis polisi di sekitar lokasi terkait.

Selanjutnya Kanit Reskrim Polsek Birubiru, Ipda Tangio Sitanggang, menghubungi Tim Inafis Satreskrim Polresta Deliserdang.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi akhirnya mampu mengidentifikasi identitas korban, yang diketahui bernama Asnidar Boang Manalu.

Selain itu, polisi turut menemukan sepeda motor korban di semak-semak tepi jalan, yang berjarak sekira 40 meter dari lokasi penemuan jenazahnya.

Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol Muhammad Firdaus SIK MH, dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (17/07/2020) pagi, membenarkan kejadian tersebut.

Menurut Firdaus, dari hasil olah tempat kejadian perkara dan pengumpulan keterangan para saksi mata, korban diduga meninggal dunia akibat mengalami kecelakaan lalu-lintas (lakalantas) tunggal.

“Dari keterangan saksi mata, awalnya korban mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi. Namun tiba-tiba dia menabrak batang pohon yang tumbang ke jalan,” ungkapnya.

Menariknya, kata Firdaus, pohon yang tumbang sebenarnya sudah dipotong dan dibersihkan. Namun hanya setengah, karena bagian ujung batangnya masih menjorong ke jalan.

“Ada indikasi, ujung batang pohon tumbang yang sudah dipotong itu mengenai dada sebelah kiri korban, dan menyebabkan tulang rusuknya ikut patah,” pungkasnya. (drajat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Yayasan Marga Wijaya Medan Berbagi Kebahagian Imlek

BINJAI – Yayasan Marga Wijaya Medan menggelar kegiatan berbagi kebahagiaan menjelang perayaan ...