Home / Kabar Sumut / Binjai / Direktur PDAM Tirtasari Binjai Bantah Isu Menghilangnya 18 Ton Tawas

Direktur PDAM Tirtasari Binjai Bantah Isu Menghilangnya 18 Ton Tawas

BINJAI – Direktur PDAM Tirtasari, Taufiq, angkat bicara soal pengadaan 18 ton tawas yang diisukan menghilang dari Gudang Pengelolaan Air Bersih (Water Treatment Plant/WTP) Marcapada, di Jalan Gunung Sinabung, Kelurahan Tanahmerah, Kecamatan Binjai Selatan, Kamis (18/06/2020) lalu.

Pasalnya, pasca informasi miring itu merebak, dia pun harus memenuhi panggilan pemeriksaan dari Tim Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Binjai, pada Senin (22/06/2020) pagi.

“Sekarang begini, jika memang ada sesuatu yang hilang, tentu ada yang merasa kehilangan. Terlebih jika memang itu milik PDAM, kan bahaya. Pastinya aparat hukum juga akan bertindak. Jadi, itu isu tidak benar. Sekali lagi saya pastikan itu infonya sama sekali tidak benar,” ungkap Taufuq, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (22/06/2020) sore.

Menurut Taufiq, tawas memang dibutuhkan oleh setiap perusahaan air minum, khususnya PDAM Tirtasari Kota Binjai, sebagai bahan penjernih air.

Terkait pengadaan tawas oleh perusahaannya, Taufiq mengaku, pada 8 Mei 2020 lalu, masuk surat permohonan permintaan 36 ton

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

SEKDA Pimpin LPTQ Kota Binjai Periode 2018 – 2023

Walikota Binjai Muhammad Idaham secara resmi resmi melantik pengurus Lembaga Pengembang an ...