Home / Kabar Sumut / 15 Kabupaten/Kota di Sumut Diminta Identifikasi Aspek Utama Penyebab Stunting

15 Kabupaten/Kota di Sumut Diminta Identifikasi Aspek Utama Penyebab Stunting

MEDAN – Pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Utara diharapkan mampu mengidentifikasi aspek utama penyebab terjadinya kasus stunting di daerahnya masing-masing, agar dapat dijadikan pembahasan dan dicari penyelesaiannya pada Rembuk Stunting, yang akan digelar 23 Juni mendatang.

“Saat rembuk stunting nanti, masing-masing kepala daerah dari 15 kabupaten/kota mohon prioritas pencegahan stunting.

Tolong identifikasi penyebab yang paling mendominasi di daerahnya, dan itu harus ditelaah,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara, R Sabrina, saat menerima audiensi Tenaga Ahli Pendamping Aksi Konvergensi Intervensi Pencegahan Stunting, Dirjen Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dalam program Local Government Capacity Building for Acceleration of Stunting Reduction (LGCB-ASR), di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara, Jumat (19/06/2020).

Dia mengungkapkan, stunting atau kondisi gagal pertumbuhan pada anak akibat kekurangan gizi, disebabkan berbagai aspek.

Mulai dari pengetahuan ibu yang kurang memadai, infeksi berulang, sanitasi yang buruk, layanan kesehatan yang terbatas atau bahkan gabungan dari seluruh aspek.

“Atas dasar itulah, identifikasi penyebab utama stunting menjadi sangat penting untuk memudahkan upaya penyelesaiannya,” jelas Sabrina, didampingi Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan Kesejahteraan, Arief Sudarto Trinugroho, Kepala Bappeda Prvinsi Sumatera Utara, Hasmirizal Lubis dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumateta Utara, Alwi Mujahit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Ketua KNPI Binjai Bagi-bagi THR Untuk Pengurus dan Anggota

BINJAI – Ketua KNPI Binjai, M Zimmy Sembiring memberikan bingkisan Hari Raya ...