Home / Kabar Sumut / Deli Serdang / Tipu Warga Puluhan Juta, PNS di Deliserdang Dilapor Polisi

Tipu Warga Puluhan Juta, PNS di Deliserdang Dilapor Polisi

DELISERDANG – Tindakan oknum pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas di Sekretariat Daerah Kabupaten Deliserdang berinisial T, sungguh tak patut dicontoh.


Pria tersebut diduga ingkar janji dan terindikasi menggelapkan uang untuk penyertaan proyek pengadaan peralatan barang dan jasa tahun anggaran 2019 milik Hadian (37), warga Jalan Bilal, Dusun III, Desa Bakaranbatu, Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang.

Akibat ulah T, Hadian harus mengalami kerugian material hingga sebesar Rp 92,5 juta.


Merasa dirinya ditipu, Hadian pun membawa kasus tersebut ke ranah hukum, dengan melaporkan T ke Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Deliserdang, Selasa (21/04/2020).


Laporan korban tertuang dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi Nomor: STTLP/193/IV/2020/SU/RESTA DS, tertanggal 21 April 2020, yang diterima Ipda Azuwir Ali Akbar.


Kepada wartawan Hadian menuturkan, awalnya T, yang baru setahun dikenalnya, menawarkan paket proyek pengadaan barang. Sesuai perjanjian proyek tersebut akan dikerjakan sendiri oleh T, tanpa merepotkannya.

Hanya saja sebelum proyek berjalan, Hadian diminta terlebih dulu menyerahkan uang sebesar Rp 92.500.000,-, dengan rincian uang muka proyek sebesar Rp 88.250.000,-, dan uang setoran pajak proyek sebesar Rp 4.250.000,-.


Tergiur dengan janji manis dan keuntungan yang lumayan, Hadian pun percaya dan menyerahkan begitu saja uang yang diminta T. Serah-terima uang itu sendiri berlangsung 2 Oktober 2019 lalu, dengan bukti kwitansi bertanda tangan dan bermaterai Rp 6.000,-.


Namun setelah lama ditunggu, T tak juga memberi kabar baik DNA kepastian terkait proyek pengadaan barang dimasksud. Hadian pun berinisiatif menjumpai T, guna mempertanyakan proyek yang dijanjikannya.


“Sepuluh kali sudah saya temui dia. Tapi janji tinggal janji. Tak jelas. Makanya ku laporkan saja dia ke polisi. Biar diselesaikan lewat proses hukum saja,” ujar Hadian, kesal.


Terkait kasus tersebut, Kuasa Hukum Hadian, Imam Susanto, meminta Penyidik Polresta Deliserdang segera menindaklanjuti laporan kliennya itu, mengingat keberadaan barang bukti dan saksi mata sudah cukup kuat.


“Harapan saya, polisi segera memproses laporan Saudara Hadian. Sebab kami menilai ini Kana menjadi perseden buruk bagi Pemkab Deliserdang,” seru Imam. (drajat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

30 ASN di Asahan Uji Penyesuaian Kenaikan Pangkat

ASAHAN – Sebanyak 30 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten ...