Home / Kabar Sumut / Binjai / Peduli Keluarga Terdampak Covid-19, Masyarakat Tionghoa Binjai Bantu 64 Ton Beras

Peduli Keluarga Terdampak Covid-19, Masyarakat Tionghoa Binjai Bantu 64 Ton Beras

BINJAI – Masyarakat Tionghoa Kota Binjai, Sumatera Utara, kembali menyalurkan bantuan demi mengoptimalkan percepatan penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di daerah itu.


Setelah sebelumnya menyalurkan bantuan 350 liter cairan desinfektan untuk kepentingan sterilisasi wilayah, serta alat pelindung diri (APD) bagi dua rumah sakit dan lima puskesmas, kali ini bantuan berupa 64 ton beras dan 2 ribu kotak mie instan dibagikan untuk 12.400 keluarga terdampak pandemi Covid-19, Selasa (21/04/2020).


Proses penyaluran bantuan bahan makanan dilakukan lewat kerjasama dengan Kepolisian Resor (Polres) Binjai dan Komando Distrik Militer (Kodim) 0203/Langkat.


Sebanyak 12.400 paket bantuan bahan makanan dibawa menggunakan armada pengangkut milik TNI-Polri dari Posko Masyarakat Tionghoa Peduli Kasih Bencana Covid-19 Kota Binjai.


Selanjutnya seluruh bantuan itu disalurkan kepada lima kepolisian sektor (polsek) yang ada di Kota Binjai, dan kemudian dibagikan secara langsung kepada setiap keluarga.

Pemberangkatan armada pengangkut bantuan bahan makanan dilepas secara simbolis oleh Walikota Binjai, yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Binjai, H Muhammad Idaham SH MSi, disaksikan Kapolres Binjai, AKBP Romadhoni Sutardjo, Kasdim 0203/Langkat, Mayor Inf Tiertona Arga, serta sejumlah tokoh Tionghoa Kota Binjai, seperti Peterus Long SH MM, Sugiarto SH, Jutawi Nyo, Isabidin Guntur, Tandian Stedy, Irwan Syamsuddin, dan Eka Sarginto.


Tokoh Tionghoa Kota Binjai, Peterus Long SH MM, mengatakan, seluruh paket bantuan bahan makanan tersebut merupakan akumulasi sumbangan dari masyarakat Tionghoa dan para dermawan di Kota Binjai, yang dihimpun sejak 31 Maret 2020.


Dimana menurutnya, dalam jangka waktu tiga pekan, Posko Masyarakat Tionghoa Peduli Kasih Bencana Covid-19 Kota Binjai mampu menghimpun total sumbangan berupa 64 ton beras dan 2 ribu kotak mie instan.


“Jadi, ada sebanyak 12.400 paket bantuan yang kita salurkan pada hari ini. Dimana setiap paketnya itu berisi lima kilogram beras dan tujuh bungkus mie instan,” ungkap Peterus.


Tokoh masyarakat Tionghoa Kota Binjai lainnya, Sugiarto SH, mengakui, penyaluran bantuan bahan makanan merupakan aksi kemanusiaan ketiga yang dilakukan pihaknya dalam upaya mendukung percepatan penanganan Covid-19 di Kota Binjai.


Sebelumnya, Komunitas Masyarakat Tionghoa Peduli Bencana Covid-19 telah menyerahkan bantuan 27 jeriken cairan desinfektan atau total sebanyak 350 liter kepada Posko Penanganan Covid-19 Kota Binjai pada 30 Maret 2020, serta bantuan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis pada dua rumah sakit dan lima puskemas di Kota Binjai.


“Khusus penyaluran paket bantuan bahan makanan, kita sengaja buat dalam dua tahap. Untuk tahap satu, kita lakukan menjelang Ramadan, seperti yang dilaksanakan hari ini. Sedangkan untuk tahap dua, kita salurkan sebelum Idulfitri nanti,” terang Sugiarto.


Sementara itu, Kapolres Binjai, AKBP Romadhoni Sutardjo, menyatakan, hari itu juga seluruh paket bantuan bahan makanan diserahkan kepada 12.400 keluarga terdampak pandemi Covid-19 pada 37 kelurahan dan lima kecamatan di Kota Binjai.


Dalam hal ini, katanya, sistem penyaluran seluruh paket bantuan bahan makanan tersebu dilakukan langsung dari rumah ke rumah, dengan mengoptimlakan peran para personel bhabinkamtibmas dan babinsa di setiap kelurahan.


“Saya jamin bantuan akan tepat sasaran, karena pendataannya sudah dilakukan personel kita sejak jauh-jauh hari sebelumnya,” ungkap Rhomadhoni.


Menyikapi penyaluran bantuan itu, Walikota Binjai, yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Binjai, H Muhammad Idaham SH MSi, mengaku sangat bersyukur, serta berterimakasih kepada masyarakat Tionghoa Kota Binjai, Polres Binjai, dan Kodim 0203/Langkat.


Dia pun mengakui, penyaluran bantuan bahan makanan tentunya akan sangat membantu penanganan dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19 di Kota Binjai, menyusul kemerosotan daya beli dan penurunan pendapatan sebagian besar masyarakat.


“Mari kita bangun rasa kebersamaan dan bergandengan tangan demi percepatan penanganan Covid-19 di Kota Binjai. Terapkan pula social distancing dan psical distancing sebagai cara ampuh untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” seru Idaham. (dika)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

SEKDA Pimpin LPTQ Kota Binjai Periode 2018 – 2023

Walikota Binjai Muhammad Idaham secara resmi resmi melantik pengurus Lembaga Pengembang an ...