Home / Kabar Sumut / Binjai / 88 Ribu Keluarga di Binjai Terima Bantuan terkait Covid-19

88 Ribu Keluarga di Binjai Terima Bantuan terkait Covid-19

BINJAI – Sebanyak 88 ribu keluarga yang mengalami penurunan kemampuan ekonomi akibat dampak pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) di Kota Binjai, Sumatera Utara, terdata sebagai sasaran penerima bantuan.


Hal itu dikatakan Walikota Binjai, H Muhammad Idaham SH MSi, saat penyaluran 12.400 paket bantuan bahan makanan bagi keluarga kurang mampu dari Posko Masyarakat Tionghoa Kota Binjai Peduli Bencana Covid-19, Selasa (21/04/2020) pagi.


“Total ada 88 keluarga di Kota Binjai yang mendapat bantuan terkait pandemi Covid-19,” ungkap Idaham, yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Binjai.


Menurut Idaham, dari total 88 ribu keluarga penerima bantuan, 45 ribu di antaranya merupakan penerima bantuan jaring pengaman sosial (JPS) dari Pemerintah Kota Binjai.


Sedangkan 43 ribu keluarga penerima bantuan yang lain adalah mereka yang terdata sebagai penerima program keluarga Harapan (PKH) dan bantuan langsung tunai (BLT) dari Kementerian Sosial RI, serta keluarga penerima bantuan dari pihak ketiga.

“Besok pagi, kita salurkan bantuan jaring pengaman sosial untuk 45 ribu keluarga terdampak pandemi Covid-19. Dimana setiap paketnya berisi 10 kilogram beras, 1 kotak mie instan, dan 500 gram garam,” terang Idaham.

Menanggapi perkembangan jumlah warga terpapar Covid-19 di Kota Binjai, dia mengaku saat ini grafiknya terus mengalami penurunan.


“Alhamdulillah, Kota Binjai cukup aman. Sebab kasua warga Kota Binjai yang terpapar Covid-19 jumlahnya tidak terlalu signifikan,” terang Idaham.

Hingga 21 April 2020, katanya, tercatat jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kota Binjai saat ini hanya tersisa 178 orang, dari sebelumnya mencapai 887 orang.


Sebaliknya, pasien dalam pengawasan (PDP) hanya ada dua orang, dimana satu di antaranya meninggal dunia. Sedangkan satu-satunya pasien positif terjangkit Covid-19 di Kota Binjai sudah dinyatakan sembuh.


“Memang ada satu PDP yang meninggal. Namun hasil uji swabnya belum keluar. Sehingga kita belum tahu, apakah dia positif terjangkit atau tidak. Sebab dari hasil tes, seluruh anggota keluarganya negatif,” sebut Idaham. (dika)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kehadiran Lisa Di Perum Grand Marcapada Disambut Antusias Warga

BINJAI – Calon Walikota Binjai periode 2021-2024, Hj. Lisa Andriani Lubis, S.Psi ...