Home / Kabar Sumut / Binjai / Kebakaran Hanguskan Tiga Ruko di Pasar Tavip

Kebakaran Hanguskan Tiga Ruko di Pasar Tavip

BINJAI – Peristiwa kebakaran terjadi di kawasan Pasar Tavip Kota Binjai, Sumatera Utara, Junat (17/04/2020) malam. Dalam musibah itu, sedikitnya tiga rumah toko (ruko) di Jalan Zainal Zakse dilaporkan hangus.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun nilai kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Keterangan dihimpun wartawan, Sabtu (17/04/2020) dini hari, kebakaran tiga ruko di Pasar Tavip Kota Binjai terjadi sekira pukul 23.00 wib.

Ketiga objek yang terbakar itu antara lain kios barang pecah belah milik Robert (42), warga Kelurahan Setia, kios barang pecah belah dan grosir kopi milik Aan Sidikalang (65), warga Kelurahan Bandarsenembah, serta toko sandal dan sepatu milik Berlin Sijabat (30), warga Kelurahan Pahlawan.

“Setahu kami, tidak ada informasi soal adanya korban. Sebab ketiga ruko itu kondisinya sedang tak ada penghuni,” ungkap Narwan (28), salah satu petugas jaga malam Pasar Tavip.

Terpisah, Kasubbag Humas Polres Binjai, AKP Siswanto Ginting, Sabtu (17/04/2020) pagi, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kebakaran diduga dipicu percikan api akibat hubungan arus pendek listrik.

“Sebelum api membesar, salah satu petugas jaga malam tanpa sengaja melihat ada percikan api dari atas ruko penjual kopi,” terang Siswanto.

Namun karena ruko tersebut dalam kondisi terkunci, ditambah lagi banyak perkakas mudah terbakar di dalamnya, membuat kobaran api semakin membesar dan merambat ke dua bangunan ruko di sebelahnya.

Situasi itu pun sempat memicu kepanikan warga. Sebab mereka khawatir kobaran api merambat dan membakar ruko lain. Beruntung delapan armada pemadam api segera tiba guna melakukan proses pendinginan.

“Korban api pada akhirnya dapat dipadamkan dua jam setelah peristiwa tersebut dilaporkan,” jelas Siswanto.

Pasca kejadian itu, personel gabungan dari Polsek Binjai Kota dan Satreskrim Polres Binjai segera melakukan olah tempat kejadian perkara, termasuk mengumpulkan keterangan dua petugas jaga malam Pasar Tavip.

“Terkait taksiran nilai kerugian material, saat ini belum dapat kita kalkulasikan, Sebab para korban belum dapat dimintai keterangannya karena mereka masih shock,” tukas Siswanto. (dika)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pekan Depan, Urus Akta Kelahiran Dapat Dilakukan di Kantor Camat

ASAHAN – Sebagai upaya memperluas cakupan pelayanan administrasi kependudukan, Dinas Kependudukan dan ...