Home / Kabar Sumut / Asahan / Pasokan Beras di Asahan Aman Hingga Tiga Bulan ke Depan

Pasokan Beras di Asahan Aman Hingga Tiga Bulan ke Depan

ASAHAN – Bupati Asahan, H Surya, meninjau langsung ketersediaan beras di Gudang Badan Usaha Logistik (Bulog) Kisaran dn sejumlanh kilang padi di daerah tersebut, Kamis (16/4/2020).

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan pasokan beras untuk kebutuhan konsumsi di Kabupaten Asahan, di tengah merebaknya wabah Covid-19, serta situasi menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1441 Hijriah.

Pada kesempatan itu, Bupati Asahan, H Surya, berkunjung dengan didampingi Kepala Bulog Kisaran, Eka Prasetyo Sofyan, dan sejumlah unsur pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

“Hari ini pada kunjungan pertama, kita sengaja tinjau Gudang Bulog Kisaran. Sesuai keterangan yang kita himpun tadi, bahwa cadangan beras mencapai kurang lebih 700 ton,” ungkap Surya.

“Alhamdulillah, kita masih mampu mengantisipasi jika terjadi kekurangan beras di masyarakat selama pandemi Covid-19, maupun di masa menjelang dan masuknya bulan suci Ramadan dan Idul Fitri,” imbuhnya.

Secara khusus Surya mengaku senang, karena Bulog Kisaran telah mampu menjamin ketersediaan pasokan dan cadangan beras.

“Mereka jamin akan terus menambahkan persediaan berasnya di setiap bulan dan menambahkannya dengan stok beras baru. Kita pun cukup tenang, karena sampai hari ini berdasarkan hasil pantauan di pasar, belum ada terjadi kelangkaan beras dab harganya pun relatif normal,” ungkapnya.

Temuan ketersediaan pasokan beras yang cukup juga didapatkan dari hasil peninjauan Bupati Asahan, H Surya, terhadap tiga kilang padi di daerah itu, yakni Kilang Padi Kisaran, Kilang Padi Petani, dan Kilang Padi Sehati.

Dari hasil pemeriksaan, Kilang Padi Kisaran memiliki pasokan gabah dan beras kurang lebih dari 1.100 ton, Kilang Padi Petani memiliki pasokan gabah dan beras sebanyak 300 ton, serta Kilang Padi Sehati memiliki pasokan beras 60 ton dan gabah 1.000 ton.

“Dari hasil pemeriksaan pada hari ini, kita patut bersyukur. Sebab ketersediaan bahan pangan di Kabupaten Asahan, terutama beras, telatif aman dan diperkirakan cukup untuk tiga bulan kedepan,” terang Surya.

“Sebaliknya, kita pun turut meminta para pengusaha kilang padi du daerah kita, agar lebih memprioritaskan penjualan dan distribusi beras untuk wilayah Kabupaten Asahan, ketimbang daerah lain,” pungkasnya. (nz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Lisa Sosok Pemimpin Yang Familiar dan Murah Senyum

BINJAI – Tak kenal maka tak cinta, itulah pribahasa yang diucapkan Hj. ...