Home / Kabar Sumut / Binjai / Antisipasi Virus Corona, Pemko BINJAI Liburkan Sekolah

Antisipasi Virus Corona, Pemko BINJAI Liburkan Sekolah

BINJAI-Demi mengantisipasi menyebarnya virus Corona, atau Covid 19, Pemerintah Kota (Pemko) Binjai beri himbauan kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, dan meliburkan sekolah selama satu minggu mulai 17 sampai 23 Maret 2020.

Hal tersebut disampaikan Walikota Binjai, HM Idaham saat memimpin rapat koordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di aula Balaikota Binjai, Senin (16/3).

Menurut Idaham, dirinya sudah meminta Kepala Dinas Pendidikan untuk segera menindaklanjuti dalam hal antisipasi penyebaran virus corona dengan meliburkan sekolah selama tujuh hari kedepan.

“Kita berharap dinas pendidikan segera menyampaikan kebijakan Pemko Binjai kepada semua sekolah untuk meliburkan aktivitas sekolah selama tujuh hari kedepan, sebagai bentuk antisipasi kita terhadap wabah yang sudah mendunia ini, bukan hanya satu negara tetapi banyak negara yang sudah terkena,” ujarnya.

Dijelaskan Walikota, sampai saat ini, memang belum ada siswa atau siswi di Kota Binjai yang terkena virus ini. Akan tetapi, Pemko melakukan antisipasi sejak dini sebelum ada yang terkena.

“Syukur Alhamdulillah, siswa-siswi kita dalam keadaan sehat, tidak ada yang terkena wabah ini. Namun pencegahan itu harus tetap kita lakukan. Kita ingin mempertahankan 100 persen warga Binjai tidak ada yang terkena,” tegas Idaham.

Walikota mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik. Sebab, kebijakan yang diambil Pemko adalah sebagai langkah pencegahan sebelum ada korban.

“Kepada masyarakat jangan panik. Pemerintah melakukan hal-hal yang terbaik untuk masyarakat Kota Binjai agar terhindari dari corona,” ungkapnya.

Menambahkan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Binjai, Sri Ulina Ginting mengatkan, Dinas Pendidikan Kota Binjai telah mengeluarkan surat pemberitahuan terkait kegiatan belajar mengajar di sekolah sementara diliburkan, mulai tanggal 17 sampai 23 Maret 2020.

Ini berlaku untuk Kelompok Bermain (KB), Taman kanak-kanak (TK), Taman Penitipan Anak (TPA), Pos Paud Terpadu (PPT), SD/MI, SMP/MTs baik negeri maupun swasta yang ada di Kota Binjai.

“Ini bukan liburan sekolah tapi diganti dengan kegiatan belajar dalam rumah terhitung tanggal 17 sampai 23 Maret 2020,” ungkapnya.

Sri Ulina Ginting juga mengatakan sekolah-sekolah juga diharapkan untuk menyediakan tempat cuci tangan lengkap dengan sabunnya, atau paling tidak menerapkan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada anak didik.

“Diharapkan kepada orangtua siswa agar jangan membawa anaknya berpergian seperti ke tempat wisata, demikian juga dengan sekolah apabila ada jadwal untuk berdarmawisata atau apapun itu yang melibatkan, dan mengumpulkan anak-anak agar ditunda, untuk sekolah selama libur akan dilakukan penyemprotan disinfektan agar lingkungan sekolah bersih dari kuman dan virus”, ujarnya.(lia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

30 ASN di Asahan Uji Penyesuaian Kenaikan Pangkat

ASAHAN – Sebanyak 30 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten ...