Dirmanews.com, Dumai – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Riau melalui Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR terus menggesa proyek rekonstruksi Jalan Nasional ruas Simpang Batang Rantau Bais, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), menuju Kota Dumai.
Proyek rekonstruksi jalan yang bersumber dari APBN Tahun 2025 tersebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp88 miliar dan mulai dikerjakan sejak Mei 2026 oleh kontraktor pelaksana PT Harap Panjang.
Pantauan di lapangan, sejumlah alat berat seperti excavator terlihat melakukan pembongkaran badan jalan lama di beberapa titik sepanjang ruas jalan lintas Simpang Batang Rohil hingga Jalan Wan Amir, Kelurahan Purnama, Kota Dumai.

Selama proses pekerjaan berlangsung, pihak kontraktor menerapkan sistem buka tutup jalan guna menjaga kelancaran pekerjaan sekaligus mengatur arus lalu lintas kendaraan yang melintas di lokasi proyek.
“Buka tutup 24 jam,” ujar Paimin, seorang sopir truk CPO tujuan Lubuk Gaung, Kamis (21/5/2026).
Paimin yang merupakan warga Bagan Batu mengaku telah bekerja sebagai sopir truk CPO sejak 2024. Ia berharap proyek rekonstruksi jalan tersebut dikerjakan sesuai spesifikasi teknis agar kualitas jalan lebih baik dan dapat bertahan lama.
Menurutnya, kondisi kerusakan ruas jalan Simpang Batang–Dumai sudah berlangsung cukup lama dan minim perawatan.
“Memang ada perawatan ruas jalan lintas Bukit Timah tahun 2025, lubang yang menganga ditimbun dengan base. Setahu saya materialnya bantuan dari perusahaan yang beroperasi di Lubuk Gaung,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebelumnya kondisi jalan sempat rusak parah sebelum akhirnya dilakukan perbaikan pada tahun 2026 ini.
Proyek rekonstruksi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, terutama kendaraan angkutan berat yang setiap hari melintasi jalur penghubung Rohil–Dumai. (S.Purba)



